Langsung ke konten utama

Pendataan pendidikan Tingkat Sekolah Menengah Pertama Tahun 2012

PEDOMAN PENGISIAN FORMULIR PESERTA DIDIK (F-PD)
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR
Pedoman Umum
1. Formulir disi dengan menggunakan ballpoint dan huruf kapital dan mudah dibaca
2. Formulir Peserta Didik (F-PD) diisi oleh masing-masing orang tua siswa dan dibubuhkan tandatangani orang tua siswa sebagai bukti keabsahan data.
3. Formulir yang terisi dikumpulkan di sekolah untuk selanjutnya di verifikasi kebenaran datanya oleh pihak sekolah dan di entry ke dalam aplikasi pendataan pendidikan dasar
 Pedoman Khusus I. FORMULIR PESERTA DIDIK (F-PD)
Tanggal diisi pada saat pengisian formulir F-PD dengan format tanggal (2 digit) / bulan (2 digit)/ tahun (4 digit)
1. IDENTITAS SEKOLAH
a. Nama sekolah diisi sesuai dengan SK Pendirian Sekolah.
b. Nomor Statistik Sekolah (NSS) diisi dengan nomor yang diberikan dari dinas kab/kota , NPSN diisi sesuai dengan nomor yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
c. Alamat sekolah cukup jelas
2. IDENTITAS PESERTA DIDIK
a. Nama lengkap diisi sesuai dengan nama yang terdaftar di sekolah
b. Jenis kelamin diisi dengan pilihan1 untuk laki-laki atau 2 untuk perempuan
c. NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) diisi bagi yang memiliki
d. NIK (Nomor Induk Kependudukan) diisi sesuai nomor yang diberikan di dalam kartu keluarga (KK)
e. Tempat, Tanggal lahir cukup jelas
f. Agama diisi sesuai pilihan 01, 02, 03, 04, 05, 06 atau 99
g. - Rombel (rombongan belajar) diisi sesuai dengan penamaan yang di berikan oleh sekolah contoh: VIII-a, 1-1, 6a
Tingkat diisikan dengan nomor bukan angka romawi contoh: 6, 7, 8
h. Riwayat pendidikan diisi dalam 3 kali perubahan terakhir status siswa (sesuai pilihan di dalam formulir)
i. Riwayat beasiswa diisi maksimal 3 beasiswa terakhir yang diperoleh siswa
Jenis diisi sesuai pilihan 01, 02, 03, 04 atau 99
Penyelenggara / Sumber cukup jelas
Tahun mulai diisi sesuai dengan tahun diberikannya beasiswa
Tahun selesai diisi sesuai dengan berakhirnya pemberian beasiswa, bagi beasiswa yang masih berjalan tidak perlu diisikan
j. Catatan prestasi diisi maksimal 3 prestasi terakhir
Tahun cukup jelas
Lomba cukup jelas
Juara ke diisi dengan nomor hanya untuk juara 1, 2 atau 3
Tingkat diisi sesuai pilihan 1, 2, 3, 4, 5 atau 6
Jenis diisi sesuai pilihan 1, 2, 3 atau 9
k.Nama ayah, ibu, wali dan tahun lahir cukup jelas
Pekerjaan ayah, ibu, wali diisi sesuai pilihan 01, 02, 03, 04, 05, 06, 07, 08, 09, 10, 11, 12 atau 99
Pendidikan ayah, ibu, wali diisi sesuai pilihan 01, 02, 03, 04, 05, 06, 07, 08, 09, 10 atau 11
- Penghasilan bulanan ayah, ibu, wali diisi sesuai pilihan 1, 2 atau 3
l. Jenis tinggal diisi sesuai pilihan 1, 2, 3, 4, 5 atau 9. Jika memilih 9 (Lainnya) maka sebutkan
m. Alamat tempat tinggal cukup jelas
n. Tinggi dan Berat badan cukup jelas
o. Berkebutuhan Khusus diisi sesuai pilihan 01, 02, 03, 04, 05, 06, 07, 08, 09, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20 atau 21
p. - No Telepon Rumah diisi dengan : kode wilayah terlebih dulu dan diikuti no telepon
No HP (Handphone) cukup jelas
q. Jarak tempat tinggal ke sekolah diisi sesuai pilihan 1 atau 2, jika memilih 2, maka sebutkan jarak dalam satuan KM dengan 2 angka desimal di belakang koma
r. Alat transportasi ke sekolah diisi sesuai pilihan 01, 02, 03, 04, 05, 06, 07, 08 atau 99
s. Email pribadi cukup jelas

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 langkah mudah mengembangkan multimedia pembelajaran

Apa saja 7 langkah mudah mengembangkan multimedia pembelajaran itu? Penjelasan lengkap ada di bawah. 1. TENTUKAN JENIS MULTIMEDIA PEMBELAJARAN Perhatikan dengan benar, yang akan kita buat itu apakah alat bantu kita untuk mengajar (presentasi) ke siswa atau kita arahkan untuk bisa dibawa pulang siswa alias untuk belajar mandiri di rumah atau sekolah. Jenis multimedia pembelajaran menurut kegunannya ada dua: Multimedia Presentasi Pembelajaran : Alat bantu guru dalam proses pembelajaran di kelas dan tidak menggantikan guru secara keseluruhan. Berupa pointer-pointer materi yang disajikan ( explicit knowledge ) dan bisa saja ditambahi dengan multimedia linear berupa film dan video untuk memperkuat pemahaman siswa. Dapat dikembangkan dengan software presentasi seperti: OpenOffice Impress, Microsoft PowerPoint , dsb. Multimedia Pembelajaran Mandiri : Software pembelajaran yang dapat dimanfaatkan oleh siswa secara mandiri alias tanpa bantuan guru. Multimedia ...

Media sebagai sumber belajar dan alat bantu

B elajar mengajar adalah suatu proses yang mengelolah sejumlah nilai untuk dikonsumsi oleh setiap anak didik. Nilai-nilai itu tidak datang dengan sendirinya, tetapi terambil dari berbagai sumber. Sumber belajar yang sesungguhnya banyak sekali terdapat dimana-mana; disekolah, halaman, dipusat kota, dipedesaan dan sebagainya. Mengelompokkan sumber-sumber belajar menjadi lima kategori, yaitu manusia, buku/ perpustakaan, media masa, alam lingkungan, dan media pendidikan.  Karena itu, sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat dipergunakan sebagai tempat dimana bahan pengajaran terdapat atau asal usul untuk belajar seseorang. Udin Saripudin dan Winataputra dalam (Djamarah. S.  2006 : 122 ) Media sebagai alat bantu dalam proses belajar mengajar adalah suatu kenyataan yang tidak dapat dipungkiri. Karena gurulah yang menghendakinya untuk membantu tugas guru dalam menyampaikan pesan-pesan dari bahan pelajaran yang diberikan oleh guru kepada anak didik. Guru sadar bahw...

Resource - Based Learning

Latar Belakang  Belajar berdasarkan sumber atau "resource - based learning" bukan sesuatu yang berdiri sendiri, melainkan bertalian dengan sejumlah perubahan - perubajhan yang mempengaruhi pembinaan kurikulum. Perubahan - perubahan itu mengenai: perubahan dalam sifat dan pola ilmu pengetahuan manusia perubahan dalam masyarakat dan tafsiran kita tentang tuntutannya perubahan tentang pengertian kita tentang anak dan caranya belajar perubahan dalam media komunikasi     Sumber yang sejak lama digunakan dalam proses- belajar mengajar adalah buku - buku dan hingga sekarang buku - buku masih memegang peranan yang penting. Oleh sebab itu ahli perpustakaan mendapat peranan yang penting sekali dalam "resource -based learning" ini. Kerja sama antara guru dan ahli perpustakaan menjadi syarat mutlak. Disamping itu para ahli perpustakaan harus mendapat pendidikan khusus untuk jalankan perannanya itu. Guru dan ahli perpustakaan harus saling mengenal keahlian dan ke...